#BloggerHangout : Social Media vs Real World, Review Elegan Berdampak dan Ettitude-Personal Branding (Part2)

​Part 2

Masih seputaran KWRJ

Ulang Tahun Blogger Crony #BloggerGathering dan #BloggerDay2017 #BloggerHangout #BloggerCare dan #BloggerView memberikan segudang ilmu yang sangat penting dalam pengembangan diri. Workshopnya beragam, narasumbernya sangat menginspirasi dan temanya yang membombastis hati dan pikiran saya untuk lebih mengembangkan diri melalui tulisan. 
#BloggerHangout ada tiga narasumber dengan tema real dan nyata dalam setiap perjalanan saya mengembangkan tulisan dari acara ke acara bahkan dalam kehidupan bermedia sosial. Yakinlah siapa pun yang membaca tulisan saya ini pasti akan memahami dunia nyata dan dunia media sosial yang kita update setiap hari, adapun tema dan narasumbernya sebagai berikut :

1. “Social Media VS Real World” 

Oleh Ferri Yuniardo dari @dikidicom (Founder & Creator of Dikidi.com)

Apa dan siapa sebenarnya Media Sosial itu?. Mungkin banyak dari kita yang belum mengerti buat apa Media Sosial itu :

  • Sebagian pengguna membuat hanya untuk kesenangan dalam arti hanya melihat status orang lain, kepoin orang lain dan bahkan ada yang jadi stalker-stalker kehidupan orang lain melalui media sosial.
  • Sebagian pengguna membuat hanya untuk gengsi dan gegayaan terhadap teman yang punya media sosial.
  • Sebagian pengguna membuat untuk jadi sarana jual beli yang saat ini dikatakan Online Shop. 
  • Sebagai pengguna membuat untuk ajang ilmu politik dan lain sebagainya. 


Media Sosial adalah sebuah media yang bisa kita jadikan sebagai objek tempat kita berintaksi, share informasi penting dan menambah relasi. Semua hal tersebut ada baiknya dan ada buruknya, namun kita perlu menyikapi media sosial harus menggunakan logika. Kita sebagai pengguna harus bisa membedakan mana dunia media sosial dan mana dunia nyata. Saya sendiri memiliki semua account media sosial tetapi hanya aktif dibeberapa saja seperti instagram, facebook, twitter dan google+. Sebagai seorang penulis saya sangat concernt dengan media sosial tempat berinteraksi dan mengetahui informasi terupdate.
Media Sosial itu bukan hidup kita yang harus setiap menit kita update share apa yag sedang kita lakukan. Tapi gunakanlah media sosial itu sebagai tempat berbisnis dan meningkatkan pendapatan bisnis. Secara penelitian membuktikan media sosial menjadi media marketing yang selalu berhasil meningkatkan pendapatan dari jaman dulu karena media sosial sangat cepat berkembangnya. Jika kita menjadikan dunia media sosial itu jadi dasar hidup kita akan lebih cepat stress dan putus asa, kehidupan kita akan menjadi konsumsi publik. Mari kita manfaatkan media sosial itu untuk mencari keuntungan.

Namun kita harus tetap waspada terhadap media sosial, jika kita sadar bahwa media sosial itu harus kita menggunakan status yang bagus baik saja jangan mengumbar kejelekan. Karena akan mempengaruhi partner business kita akan merasa tidak nyaman. Jadikan media sosial itu menjadi inspiring dalam penyemangat. Dalam bermedia sosial kita juga tidak harus berlebihan dalam menupdate status, foto really life yang terjadi disekitar kita. Jadikan media sosial inspirasi konten yang cantik dengan dunia nyata bahwa kita harus paham hidup sebenarnya dengan hidup dunia maya.
2. “Review Elegan dan Berdampak” 

Oleh Anwari Natari (Editor, Trainer & Fasilitator Bahasa dan Komunikasi).

Dunia penulis atau blogger pasti pernah menuliskan hasil review apa saja dalam blognya. Tetapi dalam mereview sebuah produk perlu kita perhatikan cara penulisan apakah sudah EYD atau masih terdapat kata-kata yang majemuk dan berlebihan. Dalam melakukan reportase review kita harus perlu memperhatikan publik yang mengkonsumsi tulisan review tersebut. 

Kita harus benar-benar mengulas, mengkemas dan menuliskan hasil review yang nyata tanpa rekayasa. Hal ini akan berdampak buruk terhadap tulisan dan personal kita apabila hasil review tidak sesuai dengan kenyataan. 
Media sosial saat ini banyak digunakan sebagai media nyata dan rekayasa. 
Terkadang kita tidak sadar menyebarkan berita atau informasi yang belum jelas asal-usulnya yang berujung hoax. Tetapi terkadang kita sudah mengetahui informasi itu hoax tanpa sadar kita share kepada orang lain sehingga mengakibatkan kesalah pahaman. 

Apabila kita review sebuah produk beritakan dan informasikanlah bahwa produk tersebut layak direkomendasikan. Oleh sebab itu, kita harus bisa menjadi reviewer yang elegan dan berdampak baik bagi pembaca kita. Jika tulisan kita baik dan bagus dikonsumsi pembaca maka viewer dan ribuan komentar pun bisa bertabur dalam hasil tulisan dan semakin banyak pembacanya. Komunikasikanlah tulisan kita dengan baik supaya maksud dan tujuan kita tersampaikan kepada pembaca.

3. “Attitude, Penting Ya?” 

Oleh Ririn Rosaline (Personal Branding, Public Speaking, and PR Skills FACILITATOR & TRAINER Associate Consultant for Marketing Communication Strategies at  toska PR Founder & Creator of MOMEIRA apparel )

Dalam hidup yang serba era moderenisasi ini yang paling penting adalah Attitude. Apa sebenarnya Attitude dan apa dampaknya bagi kehidupan kita sebagai blogger?. ATTITUDE itu sangat PENTING. Attitude adalah etiket perilaku dan pendirian artinya suatu karakter, sifat, perilaku kita dalam bersosialisasi yang menggambarkan diri kita sendiri. Terutama kita sebagai penulis (Blogger) harus memiliki Attitude dalam meliput, mereview dan menulis sebuah informasi atau wacana. 

Attitude kita akan menggambarkan bagaimana kita bersosialisasi dengan lingkungan dan akan menjadi personal branding kita. Jika attitude kita baik maka orang akan mengatakan  dan mengenal kita baik begitu juga sebaliknya. Personal Branding tidak hanya untuk seorang tokoh penting, artis, seniman, career woman atau siapapun baik itu dalam pencitraan semu, mengubah kepribadian, kemasan menarik bahkan hanya untuk usia muda. Personal branding itu untuk semua orang karena kita akan dikenal dan diingat orang dengan personal branding kita.

Personal Branding adalah komitmen pribadi kita yang mau kita tonjolkan dari dalam diri yang berkelanjutan secara terus menerus secara persistensi dengan kehidupan kita yang selalu konsisten dari waktu ke waktu. Kita harus menciptakan branding yang positif suapa orang mengenal kita dengan positif. Selain Attitude, kita juga harus memiliki kompetensi, apakah kita sudah kompeten sebagai penulis dan keseluruhan pribadi kita juga harus mencerminkan.
Kita harus bisa membranding diri kita secara otentik dan unik. Melalui media sosial kita, orang juga bisa menilai kita seperti apa, komunikasi kita bagaimana. Setiap kita mengupdate sesuatu di media sosial banyak orang akan memperhatikan apa yang sudah kita share. Oleh sebab itu, mari kita gunakan media sosial untuk berinteraksi dengan baik membentuk personal branding kita dengan baik. 
Nah, sudah tahukah apa Personal Branding Anda?

#BloggerdayxSoMan

#ObatDiabetesSoMan

#Part2

Terima kasih, 

Tika Samosir

Iklan

2 thoughts on “#BloggerHangout : Social Media vs Real World, Review Elegan Berdampak dan Ettitude-Personal Branding (Part2)

  1. jadi inget aku pernah baca hasil testimoni seseorang di blognya. dia dikasi produk gratis dan dibayar utk nulis review tapi dia nulis yg jelek jelekin barang sponsornya. emang sih jadi jujur tapi. … entahlah.

    Suka

    • Dear Mba Ade Anita,

      Kemungkinan penulis belum benar-benar menganalisa produknya Mba. Kemungkinan juga tidak cocok buat penulis tersebut.
      Kalau saya memang benar-benar sesuai apa yang saya rasakan. Jika penulis tersebut merasa tidak cock menggunakan produknya lebih baik dikembalikan kepada endorse produk tersebut supaya tidak ada kesalahpahaman.

      Semoga infonya bermanfaat ya.

      Terima Kasih,
      Tika Samosir

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s